slayak hujn dipagi hari
mnanti cnta dpucuk hati
yang tak kunjung menyayat nadi
tidakkah kau mengerti
hanya kau yg disisi
satu yang abadi
tak peduli
siapapun yang kau miliki
dan seberapa jauh kau pergi
karena aku terus mnanti
saat kau kembali
lihat aku disini
berdiri sendiri
brkawan sepi sunyi
hampa tak bertepi
lalu kukirim puisi
angin membawanya pergi
mungkin akan kau temui disisi hati
dan terus kunanti
bukan untuk kau miliki
tetapi untuk kau cintai
buat nav-zhaf >>


Tidak ada komentar:
Posting Komentar